Minggu, 08 April 2012

Cerpen Persahabatan - Black Experience

BLACK EXPERIENCE
Cerpen Zen

Bismillahhirohmanirohim, 
Bulan maret telah tiba, seperti tahun -taun sebelumnya sekolah kami menggadakana perkemahan untuk pelantikan bantara.aku dan teman-teman DA yang lain ikut dalam organisasi pramuka disekolah ikut andil dalam terselengaranya kegiatan itu menjadi panitia pelaksanaan bantara.Event yang cukup besar dalam kalender event pramuka untuk itu kami mempersispkan kegiatan itu jauh-jauh hari sebelumnya, Kmai mempersiapkan benyak hal dari mulai pembentukan panitia, pembagian tugas dan pemilihan lokasi untuk tempat bantara yang dilaksnakan di bukit perkemahan kembali sadar benyumas,eh,,,maaf maksudku kendali sada!.tempat itu sangat asing buat kami karena tidak seperti tahun-tahun sebelumya yang biasanya bukan di bukit perkemahan.entah apa alasanya.kami memilih tempat itu karena disana sudah di sediakan fasilitas yang cukup lengkap ada MCK,ruang sekertariat,lapangan,tapi yang aneh adalah mushola itu tidak boleh di pake padahal masih bagus memang sedikita kotor,kenapa ga boleh di pake ya?tanyaku dalam hati.

Tiba saatnya kegiatan dimulai,dengan diawali bacaan bismillah kami berangkat dari maos menuju bukit perkemahan banyumas dengan mengunakan truk.sesampainya disana panitia langsung mempersiap kan perlengkapan untuk pesrta yang sedang barjalan kaki menuju tempat perkemahan. awalnya kegiatan berjalan dengan lancar sampai suatu malam pada saat kegiatan jerit malam,saat peserta dibangunkan tepat tengah malam kejadian yang kami khawatirkan terjadi.salah satu peserta mengalami kerasukan! bulu kudukku merinding tiba-tiba.hatiku sedikit bergetar.aku berpikir keras mungkinkah memang ada mahluk lain disekitarku?aku mengeleng-geleng kepala sambil tertawa kecil.mustahil! bukankah mereka sudah meningal,mana ada orang yang sudah meninggal bisa gentayangan seperti di sinetron-sinetron itu? hiburku dalam hati. dalam kepanikan dan ketakutan Allhamdulillah dia bisa keluar juga dari tubuh eza,untuk mengantisipasi kejadian itu trulang kembali maya,siti dan putri tidur di tenda peserta.malam itu rupanya menjadi permulaan bagi kami,kejadian kesurupan itu terus berlanjut.

Paginya salah seorang peserta datang ke tenda sekertariat dan menghampiri kami,entah apa yang mau ana katakan,dari raut mukanya seperti nya ini bukan kabar gembira.dan benar saja sambil mengeluarkan air mata ana bilang kalo tadi malam dia melihat sesosok kuntilanak.
"Assataghfirallah,dimana kamu lihatnya an?"
"di belakang tenda ka.awalnya ku juga nga percaya,ku pikir itu cuma halusinasi,tapi nur juga melihat hal yang sama ka,bukan cuma aku aja yang lihat." perkemahan yang tadinya penuh dengan keceriaan berubah menjadi ketakutan setelah kejadian itu.untuk menghilangkan rasa takut kami menganti kegiatan hari itu yang rencananya akan ada penggembaraan diganti dengan senam pagi dan lomba-lomba.kegiatan itu cukup berhasil membuang sejenak rasa takut mereka dan memberikan senyum semangat mereka.senang rasanya bisa melihat mereka tepuk tangan saat senam pagi,tertawa dan terjatuh saat lomba tarik tambang,pusing saat LCT,berantakan saat lomba masak walau begitu masakan kalian enak karena rasanya rasah mbayar,marah dan mengeluh waktu disuruh membawa kayu saat dinamika kelompok.senang rasanya bisa melihat keceriaan kalian:) belum lagi nanti saat acara api unggun,acara yang paling dinanti. namun jangankan melaksanakanya,membayangkanya saya rasanya jauh.karena sorenya sebulum api ungun dimulai,kejadian itu terjadi lagi.bahkan lebih parah,kali ini eza meronta,berteriak dan bukan cuma eza tapi juga bertambah ke anak-anak yang lain.keceriaan tadi berubah menjadi ketakutan,anak-anak dipindahkan dari lapangan menuju pendopo.suasana panik,takut,kacau menyatu jadi satu.terikan kepanasan dan kesakitan karena dibacakan ayat-ayat sucu Al-Quran begitu terasa terdengar di telingaku.Subhanallah. untuk mencairkan suasana aris dan tuti menghibur peserta dengan bernyanyi berharap mereka tetap tenang.tapi rupanya itu tidak banyak membantu.malah semakin bertambah.

kenapa ini?pertanyaan itu tiba-tiba muncul dalam benaku.tak berapa lama tanyaku terjawab
"kenapa kamu mengangu kami?"
"kalian jahat,kalian merusak tempat tingal kami,kalian pacaran di dekat pohon itu,kalian lupa tidak

berdoa"
"iya kami mengaku salah,lalu apa yang kami lakukan supaya kalian berhenti mengangu kami?"
"doakanlah kami,dan berdzikirlah" seketika seluruh anak-anak berdzikir menyebut nama Allah.ku langsung teringat memang selama kegiatan ini kami sering lupa dengan Allah.kami lebih mementingkan terlaksanakanya kegiatan sehingga kami mengesampingkan sollat.sekarang dalam keadaan seperti ini kami baru ingat kepadamu,tapi dalam kesibukan kami kami sering melupakanmu.maafkan dan ampunilah dosa-dosa kami ya Allah.

Setelah kami melaksanakan shollat dan mendoakan mereka Allhamdulillah satu-persatu dari mereka mulai sadar.tapi tak berapa lama teriakan itu kembali terdengar.yang menjadi korban kai ini ovi.
"kenapa kamu masuk lagi?"
"aku mau curha sama kamu"
"curhat apa?"
"kamu tau musola itu?
"iya,musola yang kotor dan udah nga kepake lagi?"
"aku punya kenangan di musola itu,dulu aku solatnya ga bener bahkan jarang banget solat.ku

berubah karena cwku,dia yang ngajarin aku solat"
"kamu sayang sama cw kamu?"
" iya,ku pacaran juga nga gapa-gapain,pegangan tangan aja nga pernah"
"lah,terus kamu pacaranya gimana?"
"paling cuma jalan bareng"
"cw kamu sekarang dimana?"
" ku nga tau,mungkin ku kuburu meningal"
"sebabnya?
"aku nga begitu inget,yang ku inget waktu itu ku lagi mau solat asar di musola itu,ku mau ngajak temen - temenku buat jemaah tapi mereka nga mau,mereka malah pacaran di serambi musola.waktu ku lagi sujud kepalaku dipukul batu sama temen-temenku sampe kepalaku penuh darah ku jalan keluar minta tolong tapi nga ada yang nolongin.ku jatuh di depan pohon deket musola.setelah itu ku nga inget apa-apa lagi.ku jadi benci sama anak yang nga suka solat.yang punya tubuh ini juga sama kaya aku.dia rajin solat karena cwonya.
"menyedihkan ya?,tapi sekarang kamu keluar.kasian yang punya tubuh ini.."
"tapi ku minta tolong sama kalian.bersihkan musolanya ya?biar aku kalo solat nga jijik."
"iya besok ya?ini kan udah malem,sekarang kamu keluar ya?"

kisah yang membuat mataku basah,ku jadi mikir enak mungkin kalo punya cw yang solehah.Allah kan maha adil.kalo ku baik juga insyaallah jodohku jiga baik.Ammin

malampun berlalu kami semua tidur di pendopo.kuhampir tidak bisa tidur karena ringkihan ade-ade kelas x.ka dingin,ka sakit,ka takut.ku nyiris melihat mereka seperti itu. ku coba bantu mereka semampuku sampai ku tertidur.

sang surya mulai menampakan diri,malam yang panjang telah berhasil kami lalui hari terakhir kami disini telah menanti berharap kita bisa segera keluar dari sini,meningalkan tempat ini.hanya tingal 1 acara pelantikan sekaligus upacara penutupan.rupanya cobaan belum berakhir juga teriakan itu kembali terdengar.ya Allah berikanlah kami kesabaran. mereka menunjuk anak-anak yang entah dari mana mereka tau tapi memang anak-anak itu sering berbuat ulah.yang ku harapkan setelah kejadian ini kalian sadar akan kenakalan kalian dan bisa hidup lebih baik lagi.

Allhamdulillah kami pun berhasil pulang dengan selamat.

tapi ternyata masih belum berakhir,rupanya masih ada yang mengikuti tri sampai rumah.paginya kami

melihat kondisinya.dan benar saja citra masih ada dalam tubuh tri.
"kenapa citra belum pergi?kasian tri?"
"citra sayang kalian,aku nga pengin pergi"
"iya,kami juga sayang sama citra,tapi kita berbeda citra,kita nga bisa bareng sama citra"
"citra sendiri disana,citra nga punya temen,citra kesepian.citra pengin sama kalian"
"citra,kamu cuma butuh sosialisasi biar citra dapet temen.citra tetep boleh ko,liat kegiatan

kita di sekolah kalo citra mau.
"tapi citra sayang sama kalian,citra pengin lindungi kalian"
"kami juga sayng citra tapi kta berbeda,kalo citra sayang sama kita,tolong keluar dari

tubuh tri,kasian tri.apa citra nga kasian sama tri?
"citra sayang sama tri dan sama kalian juga"
"citra,sudah saatnya kamu tenang di alam sana,tolong keluar dari tubuh tri."
"tapi sebelum aku pergi,aku ingin bertemu kalian semua.ku pengin minta maaf sama kalian"

semua DA berkumpul,kami saling bersalaman untuk melepas kepergian citra.kata terakhir yang ku dengar"citra sayang kalin.........

Allahamdulillah,,,tri tersadar.tak berapa lama kemudian hujan turun bagaikan air mata dari citra,air mata yang sangup katakan lebih banyak dari pada pesan yang disampaikan semua kata.hari-hari yang kami jalani kini semua akan terasa sunyi,walau hampa pasti kami hadapi.kami ucapkan selamat jalan,selamat jalan teman semoga kau tenang.semua canda tawa bayangmu takan pernah hilang dari memori kami.doa kami menemani langkahmu menuju singasana surga.......

PROFIL PENULIS
Nama : Ihdizein
Facebook: ihdizein phentem

Baca juga Cerpen Persahabatan yang lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar